[XAU/USD] Analisis dan Referensi Operasi Tanggal 19 Agustus 2019

Discussion in 'Teknik Analisa, Sistem dan Strategi Forex Trading' started by Mentari Kania, Aug 19, 2019.

  1. Mentari Kania

    Mentari Kania New Member

    [Emas] Koreksi konsolidasi 1500-1520 berlanjut pada awal minggu ini, dan harga emas semakin memanas karena penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan September.


    Analisa Fundamental:
    Harga emas turun pada hari Jumat, jatuh lebih dari $20 dari titik tinggi intraday 1.257,86 ke level terendah 1503,58. Harga emas saat ini bergerak di sekitar 1500. Survei emas mingguan oleh Kitco menunjukkan bahwa pasar saat ini sedang dalam mood bullish untuk emas, terutama analis Wall Street yang jelas masih bullish terhadap emas. Faktor lain adalah bahwa pemotongan suku bunga Fed selama tahun ini, penghindaran risiko pasar saat ini yang tinggi, harga obligasi AS meningkat, permintaan emas fisik dan pemotongan suku bunga bank sentral global adalah semua alasan untuk bullish jangka panjang dari emas. Dalam jangka pendek, emas sangat mungkin berada dalam kondisi penyesuaian konsolidasi. Untuk saat ini, berada dalam kisaran 1500-1520. Banyak analis percaya bahwa kekuatan pendorong utama untuk kenaikan emas adalah penurunan imbal hasil obligasi dan ekspektasi yang lebih tajam dari penurunan suku bunga Fed pada bulan September, sehingga tren emas diperkirakan masih belum akan segera berakhir, dan ada margin keuntungan yang besar untuk ditindaklanjuti.

    Analisa Teknikal:
    Pada grafik mingguan, harga emas masih dalam area kenaikan yang kuat. Secara umum, interval koreksi konsolidasi masih pada titik tinggi dan rendah, dan mengambil keuntungan dari tren breakout. Pada grafik 4 jam, pada Stochastic Oscillator, pergerakan garis %K di bawah %D, yaitu dead cross, memotong poros 50, menunjukkan bahwa saat ini pasar dalam kondisi jual yang lemah, dan menunjukkan ada kecenderungan untuk turun ke 1500. Pada grafik per jam, MA5 dan MA10 moving average harian menciptakan dead cross, lalu pada Bollinger Bands, ketiga garis bergerak ke bawah, serta garis merah pada MACD juga bergerak ke bawah. Saat ini, fokusnya adalah pada level support penting di angka 1500. Jika breakout dari posisi 1500, maka harga emas akan terus bergerak ke bawah ke level support 1477 atau 1482, tergantung pada konfirmasi struktur diamond.

    Namun, emas telah kembali ke keadaan semula. Setelah kenaikan yang pesat, struktur keseluruhan pada konsolidasi dan dengan koreksi di area kecil. Konsolidasi tidak dimaksudkan untuk mengubah arah pergerakan tetapi untuk mendapatkan peningkatan yang lebih baik, dan cenderung untuk rebound setelah menuju ke garis support. Kenaikan saat ini tidak memiliki banyak koreksi, tetapi ini tidak terbatas pada koreksi harga. Koreksi sideways saat ini mengacu pada koreksi jendela waktu. Di sini, tekanan yang luar biasa sebenarnya menunjukkan kesempatan untuk peningkatan harga emas dari waktu ke waktu.

    [​IMG]

    Strategi Trading (XAU/USD, Gold):
    Skenario Utama: Sell 1506.00-1509.00, Stop-Loss 1516.00, Target 1500.00-1496.00;
    Skenario Alternatif: Buy 1490.00-1493.00, Stop-Loss 1485.00, Target 1496.00-1506.00.

    Komentar di atas hanya mewakili pendapat pribadi. Jika Anda mengikutinya, risiko untung dan rugi silakan ditanggung sendiri, terima kasih!
  2. Mentari Kania

    Mentari Kania New Member

    Analisa USD terhadap JPY yang dibuat oleh team analisa PT Mentari Mulia

    Dari sisi fundamental:



    Pekan lalu, Bank Sentral Jepang mengumumkan keputusan suku bunga untuk mempertahankan tingkat suku bunga negatif dan ukuran pembelian obligasi saat ini, sehingga mendukung nilai tukar JPY. Tetapi pada kenyataannya, data inflasi dan data tingkat pengangguran Jepang masih di bawah angka yang diharapkan. Bank Jepang diprediksi masih akan menambah kebijakan pelonggaran mereka, dan tidak terdapat uptrend pada nilai tukar JPY dalam jangka menengah.


    Keputusan suku bunga The Fed yang diumumkan minggu lalu sesuai dengan ekspektasi pasar yaitu pemotongan sebesar 25 basis poin. Setelah itu, dalam konferensi yang dipimpin Powell, disebutkan kembali masalah perluasan neraca perdagangan, sehingga kembali menyuntikkan likuiditas ke pasar. Dengan operasi seperti Quantitative Easing (QE) ditambah dengan data yang kurang ideal baru-baru ini dari sisi Amerika Serikat, tahap penyesuaian untuk nilai tukar USD masih akan terus berlanjut.


    Data non-fam payroll yang dirilis oleh AS pada Jumat lalu lebih baik dari yang diharapkan, khususnya itu merupakan angka setelah dikurangi dengan 42.000 karyawan otomotif yang mogok kerja. Dengan ini, nilai tukar USD mengalami beberapa peningkatan, tetapi lemahnya data manufaktur menyebabkan rebound nilai tukar USD terhadap JPY agak terbatas.


    Secara keseluruhan, dibandingkan dengan risiko penurunan suku bunga jangka pendek JPY yang kurang menjadi fokus pasar, setelah tahap penurunan suku bunga The Fed sudah berakhir, akan ada penyesuaian kebijakan moneter melalui perluasan neraca perdagangan. Karena itu, nilai tukar USD terhadap JPY pada dasarnya akan naik. Lakukan operasi buy setelah terdapat penyesuaian.


    Dari sisi teknikal:


    Pada grafik mingguan, setelah nilai tukar USD terhadap JPY sebelumnya turun sampai di 104,43, terdapat penyesuaian rebound. Setelah rebound primer menyelesaikan koreksi di jendela harga dekat 107,50, dan setekag terjadi retest, nilai tukar saat ini telah membentuk breakout dari titik tinggi sebelumnya dan akan terjadi koreksi rebound sekunder, dengan target untuk menantang di posisi jendela waktu di sekitar 110,10.


    Pada grafik harian, rebound primer dari nilai tukar USD terhadap JPY berada di kisaran 112,40-104,43, dengan adanya resistansi pada posisi rasio emas Fibonacci 50% di sekitar 108,40. Setelah terjadi koreksi, nilai tukar kembali naik hingga ke posisi Fibonacci 61,8% di sekitar 109,35, dimana terjadi pelepasan momentum yang cepat. Untuk saat ini, support berada pada poros pusat jendela harga dan waktu. Jika penyesuaian berakhir, maka nilai tukar akan kembali ke uptrend dan akan menantang di posisi jendela waktu 110,10.


    Pada grafik 4 jam, sejak kembali naik dari posisi 106,45, dengan breakout dari titik tinggi sebelumnya, nilai tukar USD terhadap JPY masih terus naik. Namun, setelah konsolidasi pada area atas, terdapat kepasifan dan convergence di area puncak, yang menandakan bahwa diperlukan penyesuaian volume. Dengan penurunan harga yang cepat dilanjutkan dengan rebound yang cepat, ini menandakan bahwa koreksi mungkin telah berakhir. Nilai tukar diharapkan untuk menguji kembali posisi resistance pada area atas.


    Berdasarkan analisa diatas, saran operasi untuk hari ini adalah sebagai berikut:

    Referensi 1: Buy di kisaran 107.80-107.90, Stop Loss 107.55, Target 108.40-109.00;

    Referensi 2: Jika breakout dari 107.70, Sell setelah rebound ke 107.90, Stop Loss 108.15, Target 107.50-107.00.


    Pendapat di atas hanya mewakili pendapat pribadi, dan hanya digunakan untuk referensi saja. Dalam investasi selalu ada risiko, dan Anda harus berhati-hati saat memasuki posisi!
  3. Mentari Kania

    Mentari Kania New Member

    upload_2019-11-4_10-58-34.png

    Attached Files:

Share This Page