" "


[USD/JPY] Analisa dan Referensi Operasi Tanggal 4 November 2019

Discussion in 'Teknik Analisa, Sistem dan Strategi Forex Trading' started by Mentari Kania, Nov 4, 2019.

  1. Mentari Kania

    Mentari Kania New Member

    Setelah penurunan suku bunga dan perluasan neraca perdagangan oleh The Fed, sentimen risiko pasar diperkirakan akan kembali meningkat, sehingga nilai tukar USD terhadap JPY akan naik.

    Analisa Fundamental:

    Pekan lalu, Bank Sentral Jepang mengumumkan keputusan suku bunga untuk mempertahankan tingkat suku bunga negatif dan ukuran pembelian obligasi saat ini, sehingga mendukung nilai tukar JPY. Tetapi pada kenyataannya, data inflasi dan data tingkat pengangguran Jepang masih di bawah angka yang diharapkan. Selain itu, Jepang sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan peningkatan pelonggaran sebagai respons dari risiko deflasi ekonomi global saat ini. Bank Jepang diprediksi masih akan menambah kebijakan pelonggaran mereka, dan tidak terdapat uptrend pada nilai tukar JPY dalam jangka menengah.

    Keputusan suku bunga The Fed yang diumumkan minggu lalu sesuai dengan ekspektasi pasar yaitu pemotongan sebesar 25 basis poin. Setelah itu, dalam konferensi yang dipimpin Powell, disebutkan kembali masalah perluasan neraca perdagangan, sehingga kembali menyuntikkan likuiditas ke pasar. Demi mempercepat target inflasi 2%, pada saat yang sama cadangan emas akan diturunkan. Dengan operasi seperti Quantitative Easing (QE) ditambah dengan data yang kurang ideal baru-baru ini dari sisi Amerika Serikat, tahap penyesuaian untuk nilai tukar USD masih akan terus berlanjut.

    Data non-fam payroll yang dirilis oleh AS pada Jumat lalu lebih baik dari yang diharapkan, khususnya itu merupakan angka setelah dikurangi dengan 42.000 karyawan otomotif yang mogok kerja, sehingga jika angka tersebut diikutsertakan, hasilnya akan jauh diatas ekspektasi pasar. Dengan ini, nilai tukar USD mengalami beberapa peningkatan, tetapi lemahnya data manufaktur menyebabkan rebound nilai tukar USD terhadap JPY agak terbatas.

    Secara keseluruhan, dibandingkan dengan risiko penurunan suku bunga jangka pendek JPY yang kurang menjadi fokus pasar, setelah tahap penurunan suku bunga The Fed sudah berakhir, akan ada penyesuaian kebijakan moneter melalui perluasan neraca perdagangan. Karena itu, nilai tukar USD terhadap JPY pada dasarnya akan naik. Terus perhatikan kesempatan buy setelah penyesuaian.

    Analisa Teknikal:

    Pada grafik mingguan, setelah nilai tukar USD terhadap JPY sebelumnya turun sampai di 104,43, terdapat penyesuaian rebound. Setelah rebound primer menyelesaikan koreksi di jendela harga dekat 107,50, dan membentuk breakout dari resistance bawah. Setelah terjadi retest, nilai tukar saat ini telah membentuk breakout dari titik tinggi sebelumnya dan akan terjadi koreksi rebound sekunder, dengan target untuk menantang di posisi jendela waktu di sekitar 110,10.

    Pada grafik harian, rebound primer dari nilai tukar USD terhadap JPY berada di kisaran 112,40-104,43, dengan adanya resistansi pada posisi rasio emas Fibonacci 50% di sekitar 108,40. Setelah terjadi koreksi, nilai tukar kembali naik hingga ke posisi Fibonacci 61,8% dari kisaran 112,40-104,43 di sekitar 109,35, dimana terjadi pelepasan momentum yang cepat. Pada hari Jumat kemarin, support berada pada poros pusat jendela harga dan waktu dimana nilai tukar berhenti jatuh dan ada sedikit kenaikan. Jika penyesuaian berakhir, maka nilai tukar akan kembali ke uptrend dan akan menantang di posisi jendela waktu 110,10.
    Pada grafik 4 jam, sejak kembali naik dari posisi 106,45, dengan breakout dari titik tinggi sebelumnya, nilai tukar USD terhadap JPY masih terus naik. Namun, setelah konsolidasi pada area atas, terdapat kepasifan dan convergence di area puncak, yang menandakan bahwa diperlukan penyesuaian volume. Adanya dorongan dari sisi fundamental membuat nilai tukar turun dengan cepat selama 2 hari berturut-turut dan telah menyelesaikan target penyesuaian. Dengan penurunan harga yang cepat dilanjutkan dengan rebound yang cepat, ini menandakan bahwa koreksi mungkin telah berakhir. Jika dapat naik kembali ke posisi 108,50, maka akan menarik minat tindak lanjut dan nilai tukar diharapkan untuk menguji kembali posisi resistance pada area atas.

    Singkatnya, terkait apakah penyesuaian sudah berakhir atau belum, tetapi karena momentum ruang penyesuaian penurunan relatif terbatas, investor disarankan untuk berhati-hati menindaklanjuti ruang kenaikan nilai tukar saat ini, atau untuk lebih amannya, melakukan tindak lanjut setelah adanya konfirmasi pullback.
    Saat ni, area atas dapat berfokus pada posisi resistance di dekat 108,50, dan area bawah dapat berfokus pada efek support di dekat 107,80.

    [​IMG]

    Strategi Trading (USD/JPY):

    Referensi 1: Buy di kisaran 107.80-107.90, Stop Loss 107.55, Target 108.40-109.00;
    Referensi 2: Sell di kisaran 108.45-108.55, Stop Loss 108.80, Target 108.15-107.80;
    Referensi 3: Jika breakout dari 107.70, Sell setelah rebound ke 107.90, Stop Loss 108.15, Target 107.50-107.00.

    Komentar di atas hanya mewakili pendapat pribadi. Jika Anda mengikutinya, risiko untung dan rugi silakan ditanggung sendiri, terima kasih!
  2. fxoday

    fxoday New Member

    Setelah mengalami kenaikan pada hari kemarin, eurjpy nampak kembali menurun pada H1 pagi ini, dimana harga telah mencapai midle band pada H4, ini terlihat pada platform trading akun mikro Firewoodfx yang mana broker ini memberikan fixed rate 1$ sama dengan Rp.10000 untuk klien Indonesia

Share This Page