Cara Membuat Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan Yang Terbukti

Discussion in 'Kesehatan' started by teresastracke, Dec 21, 2017.

  1. teresastracke

    teresastracke New Member

    1. Menjaga asupan nutrisi saat kehamilan

    Otak bayi mengalami perkembangan yang pesat selama sembilan bulan dalam rahim ibunya dari pada setelah ia dilahirkan nanti. Baik buruknya perkembangan sistem saraf janin sangat dipengaruhi oleh apa yang terdapat dalam darah ibu selama kehamilan. Untuk itu, pada masa-masa kehamilan, sangat diperlukan asupan nutrisi yang cukup untuk membantu perkembangan janin.
    Cara membuat anak pintar sejak dalam kandungan, sangat mengutamakan konsumsi jenis makanan yang mengandung protein, seperti daging, makanan yang banyak mengandung vitamin A, B, C, seperti buah-buahan dan sayuran, serta beberapa vitamin penting lainnya seperti Omega 3, Asam Folat, DHA, AA, Zat besi, vitamin B1 dan B6.
    2. Lakukan komunikasi dengan bayi selama masih dalam kandungan

    Janin dalam kandungan akan memperoleh keterampilan lebih. Dia bisa menendang, memindahkan, melihat, mendengar, menghisap ibu jarinya, serta memiliki beberapa pilihan rasa untuk musik, bahkan makanan.

    Apa yang ada dalam pikiran ibu diketahui dapat mempengaruhi perkembangan mental bayi dalam kandungan. Beberapa bukti yang berkembang bahwa otak bayi dipengaruhi oleh kejadian di luar rahim. Misalnya, orang tua yang bernyanyi dan bermain Mozart, dipercaya dapat meningkatkan kemungkinan keinginan bayi untuk lebih mengenali musik Mozart tersebut dikemudian hari.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa bayi yang belum lahir dapat mendengarkan suara ibunya selama 10 minggu terakhir kehamilan; dan pada saat kelahiran, mereka dapat menunjukkan apa yang mereka dengar. Semua komunikasi yang dilakukan dengan bayi dalam kandungan bermanfaat untuk melatih bahasanya nanti.
    3. Sering menyebut nama bayi saat berkomunikasi

    Pada saat usia kehamilan mencapai lima bulan (trimester kedua), bayi dalam kandungan sudah dapat mengenali suara sang ibu daripada suara-suara yang lainnya. Untuk itu usahakan untuk sesering mungkin melakukan komunikasi dengan bayi. Sering sebut nama yang telah anda persiapkan untuknya setiap kali melakukan komunikasi.

    4. Memainkan musik

    Musik sangat berperan dalam perkembangan kognitif anak, ia digunakan dalam berbagai program pendidikan di seluruh dunia dan dianggap sebagai bagian penting dalam proses perkembangan otak bayi. Data terbaru menunjukkan bahwa musik sebagai cara membuat anak pintar sejak dalam kandungan untuk perkembangan bahasa bayi, membantu tumbuh kembang anak, serta membantu perkembangan kemampuan berkomunikasi.

    Pada awal Minggu ke 25, bayi dalam kandungan dapat mendengarkan suara-suara yang berasal dari lingkungan eksternal. Hal tersebut akan memperkenalkan bayi tentang perkembangan bahasa nantinya setelah dilahirkan. Lagu pengantar tidur, musik klasik, dan lagu anak-anak adalah pilihan yang tepat, Hal tersebut akan memberikan efek yang menenangkan dan perasaan rileks pada bayi.

    Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mendengarkan alunan musik klasik dapat membantu mendorong bayi dalam kandungan untuk belajar membedakan berbagai jenis suara dan membantu memori auditori mereka. Selain itu, hal tersebut juga akan sangat membantu mengurangi stress yang biasa dialami pada masa-masa kehamilan.
    5. Memperkenalkan anggota keluarga

    Selain ibu, komunikasi dengan anggota keluarga yang lain juga sangat perlu bagi bayi dalam kandungan. Misalnya saja dengan memperkenalkan suara ayah, maupun kakaknya. Hal ini akan membuat bayi dalam kandungan merasa aman dan dicintai.

    6. Mengajak bermain

    Mengajak bayi yang masih dalam kandungan untuk bermain merupakan salah satu cara yang efektif dalam merangsang pertumbuhan otaknya sejak dini. Ibu maupun anggota keluarga lainnya bisa memperkenalkan berbagai macam bentuk, warna, bunyi, maupun berbagai macam mainan yang nantinya akan ia jumpai di dunia.

    7. Terapi sentuhan

    Tanpa disadari, sentuhan yang dilakukan seorang calon ibu pada perut, seperti gerakan menepuk maupun mengusap-usap dengan lembut dan berirama menjadi respon alami, seolah-olah ibu sedang melakukan kontak dengan bayi mereka. Bayi sangat sensitif terhadap sentuhan, dia akan mulai bergerak dan menyentuh diri mereka sendiri.

    Ketika bayi sudah cukup besar, ia akan mulai mendorong kaki atau tangannya ketika terjadi sentuhan pada perut sang ibu. Sentuhan adalah salah satu langkah untuk menciptakan ikatan batin dan merangsang perkembangan bayi. Bayi akan sering merespon rangsangan ini, menendang atau mendorong kembali. Stimulasi sentuhan bisa dilakukan kapan saja, terutama menjelang usia kandungan mencapai 8 minggu.
    bahanreferensisintesis

Share This Page